Ia menoleh ke samping. Dilihatnya harimau itu terdiam di sampingnya sambil mengatupkan kedua kaki depannya, seperti sedang berdoa.
Sang pastor bertanya kepada harimau, “Kenapa, kamu kok tidak menerkam saya, malah ikut-ikutan berdoa?”
“Ya saya sedang berdoa. Berdoa sebelum makan!” kata si harimau.
(Angkasa Yudhistira)