Dia menambahkan, jumlah pengujian yang tinggi itu diharapkan diikuti upaya maksimal dalam pemantauan dan pengawasan terhadap masyarakat yang melakukan kewajiban karantina 5 x 24 jam. Pengawasan ini juga perlu dilakukan mengingat masih terjadinya kenaikan tren mobilitas ke pusat perbelanjaan paska 6 hari Idul Fitri.
Terjadinya tren kenaikan kasus positif ini, menurut Wiku menunjukkan bahwa proses belajar bersama belum menunjukkan hasil yang diharapkan. Baik pelaksanaan kebijakan berlapis seperti pembatasan mobilitas penduduk dan paritispasi masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.
"Adanya kasus ini serta masih meningkatnya mobilitas masyarakat setelah idul Fitri, perlu menjadi bahan refleksi bersama. Bahwa, keberhasilan tidak akan tercapai apabila tidak ada sinergi dari seluruh lapisan masyarakat," pesan Wiku.
(Rahman Asmardika)