"Dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami kenaikan 18,18% dari yang sebelumnya pada tanggal 21 mei sebesar 495 menjadi 585 tempat tidur isolasi terisi pada tanggal 26 Mei," lanjutnya.
Wiku menambahkan, peningkatan keterisisan ini menandakan adanya kenaikan kasus Covid-19 pada enam hari terakhir dengan kasus yang membutuhkan perawatan di ruang isolasi baik di tingkat nasional maupun di 5 provinsi ini.
Baca juga: Satgas: Kebijakan Penanganan Pandemi Covid-19 Harus Diikuti Kepatuhan Masyarakat
Menurut dia, peningkatan kasus Covid-19 juga terjadi pada pasien dengan gejala sedang hingga berat sehingga membutuhkan ruang isolasi.
“Ini adalah alarm keras untuk kita semua. Terutama untuk provinsi-provinsi yg berada di Pulau Jawa. Data keterpakaian tempat tidur di ruang isolasi ini melengkapi data-data yang telah saya sampaikan sebelumnya. Bahwa meskipun data pada minggu kedua pasca Libur Idul Fitri belum sepenuhnya dapat kita lihat, namun baik dari kasus positif, kasus aktif, mobilitas penduduk kembali ke Jabodetabek maupun keterpakaian tempat tidur di ruang isolasi sudah mulai menunjukkan tren kenaikan,” pungkasnya. (fkh)
(Erha Aprili Ramadhoni)