Soal TWK, Ketum Muhammadiyah: Harus Objektif Tidak Boleh Kontroversi!

krjogja.com, Jurnalis
Rabu 02 Juni 2021 11:37 WIB
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Foto: Istimewa)
Share :

Terpisah mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan bahwa ‘pemecatan’ 75 pegawai KPK terkait TWK bukan masalah kecil dan sederhana. “Ini masalah besar dan serius,” tandas Din kepada media di Yogya. Menurutnya, pemecatan itu dinilai berlangsung sistematis, terstruktur, dan massif. Maka, masalah ini harus diselesaikan secara bersungguh-sungguh dengan tindakan nyata.

Menurut Din, pemecatan dan penyingkiran para pejuang anti-korupsi di KPK ini jelas akan melemahkan KPK, apalagi KPK masih menyisakan kasus-kasus besar yang nyaris jadi terbengkalai. “Jika praktik ini dibiarkan maka jelas menunjukkan bahwa pemerintah dan penyelenggara negara lain tidak konsekwen, konsisten, dan berkomitmen sejati dalam memberantas korupsi sebagai amanat reformasi, dan yang selalu dijanjikan dalam setiap pemilu,” tandasnya.

Sebagai bagian rakyat anti-korupsi dan prihatin akan pencurian uang rakyat Din menyatakan mendukung sikap dan pandangan banyak pihak untuk mendesakkan reformasi KPK. “Untuk itu Presiden Ir Joko Widodo perlu turun tangan untuk mengatasi masalah, tidak membiarkan masalah berlarut-larut. Karena akan menciptakan kegaduhan politik dan suasana karut marut,” ujarnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya