Menkes Minta Ganjar Bantu Bupati Kudus Tangani Kasus Covid-19 yang Melonjak

Taufik Budi, Jurnalis
Minggu 06 Juni 2021 04:30 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menkes Budi Gunadi (Ist)
Share :

SEMARANG - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin secara khusus menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinas Puri Gedeh Semarang, Sabtu (5/6/2021). Budi meminta Ganjar melakukan advokasi sekaligus pendampingan pada Bupati Kudus Hartopo dalam penanganan lonjakan Covid-19.

Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah hal terkait penanganan Covid-19 di Kudus. Menkes mengatakan, dari pantauannya, banyak sekali ketidaksiapan Pemkab Kudus dalam menangani itu.

"Maka saya minta Pak Ganjar membantu. Beliau kan pembina. Jadi bisa mendukung Bupati Kudus kalau tekanannya terlalu banyak. Kadang-kadang Bupati pusing mesti ngapain, tapi kalau ada kakaknya, maka dia tenang. Sebagai kakak, Pak Gub bisa membantu backup," katanya.

Selain itu, Budi mengatakan ada beberapa hal yang mesti dibenahi di Kudus. Di antaranya tekanan di rumah sakit Kudus harus dikurangi dengan cara pasien Covid-19 yang kondisinya berat diminta dikirim ke Semarang.

"Selain itu, untuk yang positif Covid-19 namun OTG, maka harus diisolasi terpusat. Protokol kesehatan juga harus ditingkatkan, Bupati harus sering edukasi soal ini," ucapnya.

Para tenaga kesehatan lanjut Budi juga harus diberikan penanganan. Untuk menanggulangi penularan di rumah, mereka diminta sementara tinggal di tempat khusus seperti hotel atau asrama.

"Kami juga sudah bantu dengan menambah tenaga kesehatan. Dokter dan perawat sudah kami tambah, dengan total dokter 38 dan 70 perawat. Nanti kami carikan tambahan dari sini (Jateng), termasuk yang dari rumah sakit swasta," jelasnya.

Budi juga mengatakan sudah mengirimkan 50.000 antigen ke Kudus untuk mempercepat testing dan tracing. Mobil PCR dari Jogja juga sudah dikirimkan ke lokasi itu.

Baca Juga : Usai Pulang Kampung, 32 Santri Pesantren di Bogor Positif Covid-19

"Saya minta tracing dan testing ditingkatkan, tapi kalau sudah positif jangan isolasi di rumah atau di rumah sakit dan ditungguin. Siapkan tempat isolasi terpusat, agar tidak menyebar. Saya juga sudah kirim 50.000 vaksin ke Kudus dan daerah penyangga sekitarnya juga akan kami tambah jatah vaksinnya. Dengan cara-cara ini, insyaallah bisa dikendalikan," tegasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya