BOR RS Tembus 80%, IDI Sarankan Pemda Sediakan Tempat Khusus Isolasi Mandiri

Kiswondari, Jurnalis
Sabtu 19 Juni 2021 11:59 WIB
Ketua Umum PB IDI Daeng Faqih. (Ist)
Share :

JAKARTA – Bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian rumah sakit (RS) Covid-19 di berbagai daerah sudah menembus angka 80% akibat melonjaknya jumlah kasus positif Covid-19.

Untuk mengatasi hal itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyarankan pemerintah daerah (pemda) membuat tempat khusus untuk isolasi mandiri yang terpantau bagi masyarakat yang bergejala ringan, sehingga RS tidak penuh.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IDI, Daeng M Faqih dalam Polemik Trijaya yang bertajuk “Covid Meradang Pasca Libur Panjang” secara daring, Sabtu (19/6/2021).

“Yang varian delta ini banyak datang dengan gejala berat. Masyarakat harus hati-hati untuk varian delta. Kalau varian lain rata-rata masih gejala ringan. Oleh karena itu, untuk wali kota untuk masukan, harus ada penapisan tempat isolasi mandiri, seperti gedung kosong, kalau mampu hotel atau gedung olahraga supaya gejala ringan tidak memenuhi rumah sakit,” kata Daeng.

Baca Juga : BOR RSDC Wisma Atlet Kemayoran Capai 81,55%, Tersisa 1.364 Bed

Menurut Daeng, RS hanya diisi oleh masyarakat yang bergejala sedang sampai berat. Sementara yang gejala ringan ditempatkan di ruang isolasi yang termonitor, karena kalau di rumah bahaya sekali bagi klaster keluarga.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya