Munadi Jadi Korban ke-19 Jebakan Tikus Berlistrik di Sragen

Agregasi Solopos, Jurnalis
Minggu 01 Agustus 2021 14:36 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

SRAGEN - Munadi (51) menjadi korban jebakan tikus berlistrik ke-19 dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Warga Dukuh Nguter, Desa Karangudi, Ngrampal, Sragen itu ditemukan terkapar dalam kondisi meninggal dunia di areal persawahan miliknya di Dukuh Ngawen RT 011, Karangudi, Ngrampal, Sabtu 31 Juli 2021 malam.

Jenazah Munadi dimakamkan di Permakaman Umum Dukuh Butuh, Karangudi, Ngrampal, Sragen, Minggu (1/8/2021). Tiga hari sebelumnya, Kamis 29 Juli 2021, terjadi kasus serupa di Dukuh Cumpleng, Tangkil, Sragen Kota, dengan korban atas nama Sukimin (58)

Kepala Desa Karangudi, Risi Pandoyo mengatakan bahwa peristiwa itu berawal saat korban pergi ke sawah pada sore hari. Hingga malam, kata dia, korban tak pulang-pulang.

Dia melanjutkan kemudian istri korban menghubungi kakaknya untuk mencari korban ke sawah.

“Nah, kakaknya mencari ke sawah dan ditemukan ada motor korban di pinggir sawah. Kemudian mengecek ke persawahan dan ternyata korban ditemukan terlentang di sawah. Kakaknya langsung lari ke permukiman meminta pertolongan,” ujar Risi.

Baca juga: Korban Tewas Akibat Jebakan Tikus Capai 7 Orang di Bojonegoro

Dia mengatakan kasus yang menimpa warga Nguter itu merupakan kasus pertama orang meninggal karena tersengat setrum jebakan tikus yang dipasang sendiri.

Baca juga: Polisi Tahan 2 Tersangka Kasus Jebakan Tikus

Dia berharap kasus ini merupakan kasus kali terakhir di Karangudi karena Pemerintah Desa (Pemdes) Karangudi bersama Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketetriban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) sudah tidak kurang-kurang untuk sosialisasi bahaya jebakan tikus menggunakan listrik .

“Kami sudah memasang MMT peringatan juga di areal persawahan. Saat pertemuan warga juga sudah disampaikan supaya tidak menggunakan jebakan tikus berlistrik. Ya, ternyata masih ada warga yang nekat memasang jebakan tikus dengan listrik,” jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya