PRESIDEN RI keempat Gus Dur, lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil pada 7 September 1940 di Jombang. Kedua orang tuanya merupakan keturunan ulama.
Gus Dur besar di lingkungan pendidikan agama, yaitu pesantren. Ketika ayahnya ditunjuk menjadi menteri agama, Gus Dur belajar di SD KRIS Jakarta sebelum pindah ke SD Matraman Perwari.
Baca juga: Humor Gus Dur: Orang Tak Bisa Melihat Kok Disuruh Buka Pameran Lukisan
Tahun 1954, Gus Dur dikirim ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikannya kepada KH Ali Maksum di Pondok Pesantren Krapyak. Demikian dikutip dari buku "Tokoh Indonesia yang Gemar Baca Buku", penulis Eri Sumarwan yang diterbitkan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, 2017
Di Krapyak, kegemaran Gus Dur membaca buku semakin menjadi-jadi, bahkan Gus Dur selalu membawa buku atau kitab untuk dibaca.
Baca juga: Humor Gus Dur : Cara Dapatkan Ayam Gratis di Kairo
Setelah lulus SMP, Gus Dur pindah ke Pesantren Tegalrejo di Magelang. Gus Dur dikenal sebagai murid berbakat yang mampu menyelesaikan pendidikan pesantrennya dalam dua tahun. Tahun 1959, Gus Dur beralih ke Pesantren Tambakberas di Jombang.