Nadia pun menjelaskan bahwa ketersediaan vaksin Covid-19 ini tidak datang secara bersamaan sehingga proses vaksinasi juga harus bertahap. “Nah, kami menyampaikan terkait ketersediaan vaksin bahwa memang vaksin ini tidak datang dalam kondisi bersamaan.”
“Jadi dari kebutuhan kita 426 juta dosis vaksin, yang baru kita terima itu sekitar 168 juta. Dari 168 juta, itu 130 juta sudah kita distribusikan. Jadi 30 juta itu masih di Biofarma baik dalam bentuk vaksin jadi maupun vaksin setengah jadi yang harus diproses kembali. Dari 130 juta, 91 juta itu sudah kita distribusikan dan sisanya itu terdistribusi di daerah-daerah,” papar Nadia.
Oleh karena itu, Nadia mengatakan dikarenakan ketersediaan vaksin bertahap maka di daerah harus dilakukan pengaturan secara cermat. “Jadi memang dikarenakan ketersediaan vaksin yang datang secara bertahap ini menjadi penting untuk daerah-daerah melakukan pengaturan secara cermat,” katanya.
(Khafid Mardiyansyah)