Cerita Warga Makam Ibunya Ambles di TPU Covid-19 Rorotan

Yohannes Tobing, Jurnalis
Selasa 31 Agustus 2021 22:22 WIB
TPU Rorotan, Jakarta Utara (Foto: istimewa)
Share :

JAKARTA - Sejumlah liang lahat di pemakaman khusus Covid-19 TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara mengalami penurunan tanah atau amblas kedalam pada Selasa (31/8/2021).

Berdasarkan pantauan di lokasi, makam yang ambles tersebar mulai diari Blok Makam Syuhada dan Blok Makam Santo Yosef-Arimatea.

Beberapa makam yang amblas tersebut, sudah tak nampak lagi gundukan tanah. Sedangkan beberapa makam lainnya tanahnya sudah rata dengan jalan di samping, hingga makam lainnya terlihat jeblos ke dalam.

Meskipun amblas, namun nisan makam masih tampak tegak berdiri dan tak masuk ke dalam tanah yang amblas tersebut.

Baca juga: Wagub DKI Janji Cari Solusi soal Amblesnya Tanah TPU Rorotan

Salah satu warga yang berziarah, Ahmad mengatakan bahwa dirinya bersama ayah dan anak perempuannya terkejut melihat kondisi makam almarhum ibundanya telah amblas ke bawah.

"Ini makam ibu saya. Kondisinya tadi sempat ambles, terus diurukin sendiri aja biar nggak makin parah. Saya baru ke sini lagi, sudah dua kali ke sini. Yang pertama belum, yang kedua baru ambles," ujar Ahmad.

Baca juga: Kisah Petugas TPU Covid-19, Kerja Lembur hingga Berbulan-bulan Tak Bertemu Keluarga

Untuk mencegah tanah makam ibunya semakin ambles, Ahmad dan keluarga akhirnya harus mencari bebatuan di sekitar area TPU Rorotan.

Warga Jakarta Barat itu berharap Pemprov DKI Jakarta bisa memperhatikan makam yang ambles di TPU tersebut.

"Harapan saya sih tolong diperhatikan oleh pemerintah. Ini kan makam orangtua, biar makamnya selalu ada," ucap Ahmad.

Sementara itu, Lurah Rorotan Idham Mugabe mengatakan bahwa penyebab amblesnya makam di TPU Rorotan diduga akibat proses pematangan lahan secara alamiah.

"Ini memang proses secara alami dia masih menyesuaikan pematangan lahan itu memang belum selesai," kata Idham.

Baca juga: MNC Peduli Bagikan Sembako ke Penggali Makam Covid-19 TPU Rorotan

Menurut Idham, salah satu persoalannya yakni terkait penyiapan lahan yang dilakukan secara darurat. Hal ini dikarenakan sebelum difungsikan menjadi tempat pemakaman, TPU Rorotan merupakan persawahan yang secara mendadak dijadikan pemakaman, maka perlu waktu untuk proses pematangan lahan.

"Karena masih bergerak gitu ya tanahnya, karena memang pematangan lahan membutuhkan waktu secara teknis," tuturnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Turun, Pemakaman Jenazah di TPU Rorotan Berkurang Drastis

Ia menambahkan bahwa Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta saat ini masih terus memperbaiki permasalahan yang ada.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya