Kalapas Tangerang Bantah Terjadi Bentrok Antargeng Narkoba Sebelum Kebakaran

Isty Maulidya, Jurnalis
Kamis 09 September 2021 17:04 WIB
Lapas Tangerang. (Foto : MNC Portal/Isty Maulidya)
Share :

TANGERANG - Kalapas Kelas 1 Tangerang, Victor Teguh Prihartono menyatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan polisi mengenai penyebab kebakaran yang menewaskan 44 warga binaan. Terlebih terhadap isu yang beredar salah satunya adalah dugaan adanya bentrok antar geng narkoba sebelum kebakaran terjadi.

"Saya menyatakan bahwa kita menunggu hasil investigasi. Jadi tidak boleh mengatakan atau membuat isu keributan, gangguan atau perkelahian antargeng bandar yang kita lihat sama-sama beredar di media sosial," ujarnya saat ditemui di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (9/9/2021).

Dia juga menepis kabar adanya keributan tersebut karena sebelum insiden tersebut, dia berada di Lapas. Karena itu, dia bisa mengetahui secara pasti kondisi di dalam lapas malam itu.

"Karena apa? Pada saat kejadian saya berada di lapas. Sebelum kejadian saya selalu berada di lapas. Awal sore sebelum kejadia kita sama-sama ketahui, hujan lebat dan angin kencang pagi sampai sore. Tapi terjadinya perang antargeng keributan tidak ada. Ini pernyataan saya," tuturnya.

Namun, soal dugaan kebakaran ini diakibatkan oleh korsleting listrik ini sesuai dengan pernyataan sementara dari polisi. Sumber api berasal plafon blok C2, dan bukti bukti yang terkumpul juga mengarah pada kemungkinan adanya hubungan arus pendek.

Baca Juga : Pemeriksaan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang Dibagi 3 Klaster

"Kita masih menunggu. Dugaan korsleting listrik dari plafon. Karena yang pertama menemukan api itu adalah petugas di pos keamanan," katanya.

Sebagaimana diketahui, kebakaran di blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang itu terjadi pukul 01.45 WIB pada Rabu 8 September 2021. Insiden ini menewaskan 41 orang narapidana. Lalu korban tewas bertambah tiga orang napi saat perawatan. Total korban tewas 44 orang.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya