JAKARTA - Penemuan ratusan senjata api dan airsoft gun di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih menjadi perhatian publik. Polisi kini menyelidiki temuan tersebut, sementara pihak yayasan dan pihak yang dikaitkan dengan kepemilikan senjata menyampaikan keterangan yang berbeda.
Berikut tujuh fakta yang diketahui:
1. Polisi Resmi Menyelidiki Temuan Senjata
Polres Metro Jakarta Selatan menerima laporan masyarakat terkait temuan senjata di lingkungan sekolah pada 15 Juli 2026. Sebelum laporan diterima, polisi telah membuat Laporan Polisi Model A dan kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan status seluruh barang yang ditemukan.
2. Ditemukan 995 Senjata Api dan Airsoft Gun
Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, menyebut pihaknya menemukan 995 pucuk senjata, yang terdiri atas senjata api, airsoft gun, amunisi, serta berbagai aksesori senjata saat membuka ruangan yang telah lama terkunci bersama kepolisian.
“Jadi pada tanggal 10 dan tanggal 11 bulan Juli, hampir satu bulan yang lalu, kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata yang lain,” kata Hermawanto kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
3. Yayasan Sebut Ada Dugaan Narkoba dan CD Porno
Selain senjata, pihak yayasan mengaku menemukan barang-barang yang diduga berupa dua linting ganja, satu plastik diduga sabu, alat hisap narkoba (bong), cangklong kaca, serta sekitar 30 keping CD porno. Seluruh barang tersebut telah diserahkan kepada penyidik untuk diperiksa lebih lanjut.
“Kemudian pada tadi malam, hari Rabu gitu ya, hari Rabu tadi malam kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk juga menemukan narkoba, dan juga menemukan CD porno,” ujar Kuasa hukum yayasan, Hermawanto.