Lemhannas Diharapkan Bekerjasama Atasi Kehancuran Kolektif Akibat Pesatnya Perkembangan Teknologi

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 22 Oktober 2021 11:11 WIB
Peresmian Patung Soekarno di Gedung Lemhannas. (MNC Portal)
Share :

JAKARTA - Lembaga-lembaga resmi negara seperti Lemhannas(Lembaga Ketahanan Nasional) diharapkan membuka ruang-ruang bagi kerjasama tingkat lokal, nasional, regional maupun internasional guna membahas berbagai masalah bersama sebagai sesama manusia penghuni planet yang sama.

Masalah “ketahanan nasional” hendaknya tidak hanya mencakup masalah bagaimana mempertahankan diri dari kemungkinan serangan militer oleh negara lain.

"Ketahanan nasional juga menyangkut ketahanan bersama segenap umat manusia dari kemungkinan kehancuran kolektif sebagai akibat pesatnya perkembangan teknologi," kata pengajar Sejarah dan Kepala PUSDEMA (Pusat Kajiran Demokrasi dan Hak-hak Asasi Manusia), Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, Baskara T Wardaya, dalam acara Jakarta Geopolitical Forum V / 2021 yang diselenggarakan Lemhannas, Jumat (22/10/2021).

Sejarawan yang akrab disapa Romo Baskara ini mengatakan, untuk menanggulangi hilangnya eksistensi individu maupun hancurnya manusia secara kolektif, sejumlah langkah praktis perlu segera diambil. Dalam ruang lingkup sosial-ekonomi-politik, perlulah kiranya semua pihak semakin berani mengangkat kembali berbagai bentuk kearifan lokal dan tradisional yang mengajarkan penghormatan kepada alam. Komunitas-komunitas adat yang biasanya kental dengan pengalaman menjaga lingkungan maupun dalam menyikapi modernitas (termasuk teknologi) perlu terus diajak dialog dan berbagi pengalaman serta pengetahuan kepada masyarakat luas.

Romo Baskara juga merekomendasikan dalam dunia pendidikan generasi muda, perlu segera ditambahkan materi belajar yang mengajarkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan lokal maupun universal.

"Artinya, kepada para siswa perlu ditawarkan materi belajar berisi pentingnya sikap-sikap yang melampaui sekat-sekat primordialitas serta sikap-sikap lain yang bisa mendorong para peserta-didik untuk berani ikut memikirkan masalah-masalah kemanusiaan pada umumnya," katanya.

Itu termasuk di dalamnya materi pendidikan untuk meningkatkan kesadaran akan dampak teknologi terhadap perubahan iklim; terhadap pemahaman manusia akan dirinya sendiri sebagai pribadi maupun sebagai bagian komunitas kemanusiaan; dan juga terhadap keberlangsungan manusia sendiri sebagai salah satu spesies penghuni planet bumi.

Sejak akhir abad pertengahan, penemuan dan pengembangan sains dan teknologi telah memberikan kegunaan dan harapan yang besar kepada umat manusia. Menurut Romo Baskara, banyak sekali buah pemikiran dan inovasi yang dihasilkannya, dan dengan gembira manusia menyambutnya. Di masa kini, kemajuan teknologi telah memberikan berbagai kenyamanan dan kemudahan kepada manusia. Ternyata, berbagai kenyamanan dan kemudahan yang diberikan itu hanyalah satu sisi dari teknologi.

Baca Juga : Indonesia Hadapi "Zaman Bergerak" yang Hasilkan Politik Baru

"Bagaikan pedang bermata dua, teknologi memiliki sisi lain," kata Baskara.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya