Nama Lodewijk Mandatjan kini mungkin lebih banyak diketahui orang sebagai nama Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat. Dia mendapat gelar titular Mayor dikarenakan jasanya pada waktu perjuangan Trikora.
Dia juga yang pertama kali mengibarkan sang Merah Putih di daerah Manokwari. Seiring dengan perjalanan waktu, ia menyaksikan kekecewaan demi kekecewaan yang kemudian membuatnya berada di pihak oposisi. Setelah menyadari kekeliruannya, la kemudian ikut membantu negara mengamankan Pepera dan negara tidak melupakan jasa seorang Lodewijk Mandatjan.
Kendati demikian, pendekatan yang dilakukan TNI tidak seluruhnya mulus, sampai batas waktu yang diberikan pada suku Arfak yaitu pada 30 November 1968, ada 1869 orang bersedia kembali ke NERI, tetapi gerombolan di bawah Ferry Awom menolak. Untuk itu pemerintah mengambil tindakan tegas dengan jalan operasi militer.