Demikian juga disampaikan oleh Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asaat Gusma yang meminta komitmen seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda untuk menjaga marwah organisasi KNPI sebagai wadah berhimpun bagi seluruh organisasi kepemudaan lintas agama, lintas profesi, lintas suku dan lintas partai.
“Selaku pemuda, Komitmen menjaga persatuan pemuda harus selalu kita perkuat, karena Persatuan dan pembangunan sumberdaya pemuda adalah kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan bonus demografi Indonesia kedepan,” tandas Gusma.
Faisal Saimima selaku Ketua Pengurus Pusat GP Ansor juga meminta pemerintah turun tangan langsung dalam upaya menyatukan kelompok-kelompok yang mengatasnamakan dirinya KNPI.
“Langkah penyatuan KNPI sudah mendesak, pemerintah harus tegas dan bersikap dalam proses penyatuan KNPI. Tahun 2022 ini momentum pas untuk pemerintah melakukan penyatuan KNPI,” pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)