JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar program vaksinasi Covid-19 merata dan berkeadilan kepada seluruh rakyat Indonesia. Ditekankan Jokowi, semua negara bertanggung jawab terhadap program vaksinasi terhadap warganya. Sebab, itu salah satu cara untuk mengendalikan pandemi Covid-19.
"Akses kepada vaksin harus merata berkeadilan, semua negara bertanggung jawab terhadap itu. Karena kalau tidak, percuma. Ini sudah vaksin, ada yang belum, nanti nular lagi ke yang sudah vaksin, seperti kejadian Omicron kan seperti itu," ujar Jokowi saat berbincang dalam acara Dialog Spesial Seputar iNews Siang yang ditayangkan RCTI, Senin (10/1/2022).
Kepala Negara bersyukur, Indonesia sudah menyuntikkan sebanyak 282 juta dosis vaksin kepada rakyat Indonesia. Meskipun, Indonesia saat ini belum menjadi negara penghasil atau produsen vaksin Covid-19. Jokowi berharap tahun ini Indonesia bisa menjadi negara produsen vaksin.
"Indonesia Alhamdulillah, meskipun kita bukan, belum menjadi produsen vaksin, Insya Allah tahun ini. Sampai hari ini, kita telah menyuntikkan 282 juta dosis kepada rakyat kita. Yang dosis pertama sudah mencapai 79 persen, dan dosis kedua sudah mencapai 54 persen. Ini patut kita syukuri," ucapnya.
Baca Juga : Presiden Jokowi Ungkap 2 Kunci Hadapi Varian Omicron
Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat memerintahkan jajarannya untuk mempercepat serta mengakselerasi vaksinasi Covid-19. Instruksi tersebut disampaikan Jokowi setelah adanya lonjakan kasus Covid-19 varian baru jenis Omicron di Indonesia.
(Erha Aprili Ramadhoni)