Dalam pernyataannya, Biden mengatakan sudah terlalu lama manusia terjebak dalam pandangan sempit bahwa satu pihak harus berhasil dan pihak lain harus gagal. Dia mengatakan pandangan seperti itu keliru dan telah menyebabkan konflik dan krisis yang saat ini terlalu besar untuk diselesaikan oleh sebuah bangsa atau negara.
“Kita perlu berbicara satu sama lain dalam dialog terbuka untuk mempromosikan toleransi, inklusi dan pemahaman,” katanya.
Biden, seorang Katolik, melangsungkan pertemuan dengan Paus Fransiskus pada Oktober lalu yang membahas perubahan iklim, kemiskinan, dan pandemi.
(Susi Susanti)