JAKARTA - Kasus varian Omicron di Jakarta terus mengalami kenaikan signifikan. Alhasil jumlah warga yang terjangkit pun terus bertambah.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, data hingga Jumat (11/2/2022) mencatat sebanyak 4.639 kasus Covid-19 varian Omicron. Artinya, lanjut dia, kasus Covid-19 varian Omicron di DKI Jakarta ini melonjak sekitar 1.000 bila dibandingkan dengan data pada Kamis (10/2/2022) yakni 3.751.
"Iya ada peningkatan. Untuk Omicronnya 4.639 orang, kasus impornya sekitar 38,3 persen, kasus lokalnya 61,7 persen," kata Riza di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (11/2/2022).
Baca juga: Menko Luhut: Lansia Harus Tahu Diri, Kasus Omicron Lagi Tinggi
Akibat meningkatnya kasus varian Omicron, Pemprov DKI Jakarta meminta warga untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 guna mencegah penularan meluas.
"Kasus lokalnya lebih banyak dari kasus impor, artinya penyebaran di antara kita sebagai warga itu semakin tinggi jadi harus lebih hati-hati lagi," ujarnya.
Baca juga: Waspada, Gejala Ringan Covid-19 Omicron Bisa Berdampak Jangka Panjang!
Riza menuturkan, Pemprov DKI Jakarta sudah berupaya menekan penularan Covid-19 dengan mengoptimalkan Satgas di tingkat Kota hingga RT/RW hingga kembali melakukan patroli protokol kesehatan yang dilakukan petugas gabungan dari Satpol PP, TNI-Polri.
"Apabila ada unit-unit kegiatan usaha yang melanggar, apakah itu pasar mall, kafe, perkantoran, pabrik apapun itu yang melanggar segera laporkan ke kita," pungkasnya.
(Awaludin)