2. Tank Howitzer Self-Propelled
Howitzer Self-Propelled adalah kendaraan artileri dengan mobilitas tinggi.
Dilapisi baja, kendaraan tempur ini menggunakan roda rantai dan bersenjatakan meriam howitzer besar atau sejenis mortir atau roket.
Howitzer milik Rusia berjenis 2S35 Koalytsia-SV. Kendaraan ini memiliki dua senjata 152 mm. Sistem artilerinya dapat menembakkan berbagai amunisi, termasuk peluru HE-FRAG standar, peluru cluster, dan peluru jammer.
Jarak tembaknya mencapai 30 km dengan peluru standar dan 40 km dengan peluru roket. Peluru yang ditembakkan bisa sebanyak 60 – 70 peluru.
BACA JUGA:Detik-Detik Presiden Rusia Putin Putuskan Invasi Ukraina, Begini Kronologinya
3. Tank T-90 M
Tank ini pertama kali diluncurkan ke publik pada 2017, menjadi versi terbaru dari pendahulunya T-90.
Punya fitur pelindungan lapis baja, tank ini dapat melindungi dari hulu ledak tandem. Selain itu, Tank T-90 M juga dimodernisasi dengan model turret baru, yang dikombinasi dengan kompleks senjata yang kuat dan sistem tembakan otomatis.
Tank T-90 M mampu menembakkan 43 peluru, rudal, meriam, termasuk peluru kendali yang dapat menghancurkan tank musuh pada jarak 5 kilometer.