Dapat Bantuan dari Kartini Perindo, Orangtua: Rakha Butuh 9 Kali Oprerasi Lagi

Widya Michella, Jurnalis
Rabu 02 Maret 2022 17:29 WIB
Kartini Perindo berikan santunan untuk Rakha (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Nasib malang menimpa bayi Rakha Firmansyah, bayi yang baru menginjak usia 1 tahun 10 bulan harus kembali melakukan operasi 9 kali atas penyakit pembengkakan pasca operasi tumor pipi. Kini ia juga mengalami kesulitan untuk makan dan minum.

Orang tua Rakha, Bobby Firmansyah mengaku pengobatan telah berjalan hampir dua tahun dari awal sang anak berumur empat bulan.

"Kita sudah menjalani dua kali injeksi MRI dan bedah tumor untuk sekali operasi harus menjalani tujuh tahapan untuk bertemu dokter. Mulai dari dokter THT dokter bius, radiologi, lab, ronsen, anastesi, dan dokter anak juga,"kata Bobby usai menerima santunan dari Kartini Partai Perindo pada Rabu, (2/3/2022) di Lobby Fincen, Kawasan Kantor MNC Group, Jakarta.

Terkait kondisi Rakha, dia menuturkan prediksi dokter bahwa dia akan alami kondisi ini dalam kurun waktu yang cukup lama.”Sesuai informasi dokter kondisi penyakit Rakha akan berlangsung bertahun tahun 5-10 tahun ke depan,” ujarnya.

Oleh karena dengan adanya santuan berupa perlengkapan bayi dan donasi untuk kebutuhan berobat yang diberikan langsung oleh Ketua Umum Kartini Perindo, Liliana Tanoesoedibjo dapat meringankan dan membantu pengobatan anaknya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

"Saya berharap Kartini Perindo tetap sukses panjang umur dan bisa membantu untuk orang, orang yang membutuhkan dan maju terus,"ujar Bobby.

Sementara itu, Ketum Kartini Perindo, Liliana Tanoesoedibjo mengatakan kegiatannya selama lima tahun ini berfokus pada kegiatan sosial bagi anak dan perempuan di Indonesia.

Liliana menyampaikan, Kartini Perindo turut melaporkan kegiatan kepedulian terhadap sesama seperti kegiatan sosial, donasi bencana alam, penyuluhan, kunjungan panti asuhan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya