Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi langkah yang dilakukan Menko Perekonomian. Menurutnya, Airlangga Hartarto layak disebut sebagai bapak UMKM lantaran sejumlah kebijakan mulai dari PPKM yang memberikan ruang dan tetap bisa beraktivitas dengan tetap menerapkan Prokes.
"Di masa pandemi banyak terobosan yang diinisiasi Menko Perekonomian dan disambut masyarakat. Kita hanya membimbingnya saja," katanya.
Menurut Deru, tanggung jawab setiap komunitas ini ada di organisasinya, seperti organisasi Pempek ada Asosiasi Pengusaha Pempek (ASPPEK) yang mengkoordinirnya. "Kehadiran bapak Airlangga menjadi semangat bagi kami, harapannya kuota semakin bertambah. Terlebih tingkat literasi di Sumsel sudah melampaui nasional," katanya.
Baca Juga: Airlangga Tempati Peringkat 1 Survei CNN, Pengamat: Berpeluang Besar Menangi Pilpres 2024
Sekretaris Komite Pembiayaan UMKM, Iskandar Simorangkir menambahkan, penyaluran KUR merupakan upaya optimalisasi penyaluran KUR dan meningkatkan ekonomi kota Palembang. "Ini untuk mendukung UMKM dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional. Untuk perkembangan KUR di Sumsel di Februari telah tersalurkan Rp1,72 triliun dengan 29.800 debitur. Porsinya untuk pertanian, kehutanan, perdagangan, jasa dan lainnya," ujar Iskandar.
(Arief Setyadi )