INDRAMAYU - Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Indramayu Kelas IIB hampir lari ketakutan saat disuntik vaksin. Tak hanya itu, napi yang bernama Yefta tersebut minta dipegangi petugas Lapas agar mau divaksin.
Awalnya, pria berusia 31 tahun itu takut untuk disuntik. Namun, setelah petugas membujuknya dia akhirnya memberanikan diri dan siap divaksin.
BACA JUGA:2 Juta Orang di Jakarta Sudah Divaksin Booster
Sayangnya, setelah melihat jarum suntik Yefta ketakutan dan hampir lari. Setelah kembali dibujuk, diapun kembali mau divaksin. Lucunya, ketika jarum itu disuntikkan, WBP tersebut meremas erat tangan petugas yang memeganginya hingga petugas Lapas kesakitan.
Kepala Lapas Indramayu Kelas IIB, Beni Hidayat mengatakan, memang ada beberapa orang WBP yang diketahui memiliki fobia terhadap jarum suntik, sehingga mereka ketakutan saat dilakukan vaksinasi.
BACA JUGA:Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Begini Respons Muhammadiyah
"Tetapi para petugas kami dan para tenaga kesehatan tidak pernah mengenal lelah, sehingga berbagai cara mereka lakukan agar kegiatan vaksinasi berjalan dengan baik," katanya.