Pernyataan tersebut hanya ditanggapi dengan senyuman oleh Jokowi. Barangkali Jokowi dan hadirin saat itu menganggapnya sebagai bahasa penyemangat.
Ketika Jokowi benar-benar menjadi presiden pada 2014, banyak orang yang mengingat kisah tersebut. Mereka menganggap Gus Dur punya kelebihan mengetahui kejadian sebelum waktunya.
*Diadaptasi dari buku Mata Batin Gus Dur: Cerita-Cerita Unik Bersama Sang Kiai karya Imam Anshori Saleh
(Erha Aprili Ramadhoni)