Jokowi mengungkapkan, teladan yang dimaksud meliputi ketulusan Gus Dur dalam menjaga silaturahim yang melampaui sekat-sekat primordial, kesederhanaannya, keikhlasannya melayani masyarakat, dan pengorbanannya untuk bangsa dan negara.
Ditambahkan Jokowi, pada pagi hari itu, ada yang berbisik agar peci tersebut dipakai pada malam puncak haul Gus Dur. Namun, karena sedang disimpan di Solo dan tak memungkinkan mengambilnya dalam waktu singkat, ia tak memakainya pada malam itu.
"Tahun depan insya Allah saya pakai," ujar Jokowi disambut tawa hadirin.
Baca Juga: Humor Gus Dur: Karena Ngantuk, Gus Yahya Dipaksa 'Jadi' Presiden!
Mantan wakil presiden Boediono, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Tito Karnavian, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Habib Umar Muthohar, Habib Ja'far Alkaff, para pemuka dari lintas agama, dan para seniman hadir dalam acara tersebut.
(Arief Setyadi )