KEPALA Negara atau presiden punya peran signifikan dalam menciptakan keamanan nasional disamping TNI. Keberanian, langkah, dan kebijakannya ditunggu oleh masyarakat di lokasi konflik.
Apapun langkah yang diperbuat presiden, protokoler tetap harus dijalankan. Meskipun harus rela diatur-atur oleh Paspampres.
Dikisahkan oleh Gus Yahya dalam Terong Gosong, Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah presiden paling sembarangan soal keamanan pribadi.
Dilansir dari situs nu.or.id, dalam kunjungan ke Aceh yang waktu itu masih gawat, penanggung jawab keamanan dari TNI mendesak Presiden untuk mengenakan rompi anti-peluru.
Setia pada norma protokoler, Presiden Gus Dur pun mematuhi.