Untuk itu Mentan mengajak kepada masyarakat Bone yang hadir pada acara tersebut untuk bersama-sama memperluas penanaman kedelai mengingat permintaan kedelai masih sangat tinggi, khususnya di pulau Jawa.
"Orang Jawa suka makan tempe tahu, saya suka banget sama tempe, orang Bone bela orang lain makan tempe yuk," ucap Mentan.
Di lokasi, Mentan juga berkesempatan menanam jagung menggunakan corn-seeder di lahan 10 ha dengan menggunaakan varietas Vioneer P.35. Total luas areal pengembangan kedelai di Kabupaten Bone adalah 250 ha. Sementara itu, varietas kedelai yang ditanam yaitu, Anjasmoro.
BACA JUGA: Kementan Raih Penghargaan Digital Innovation Award 2022
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle mengatakan akan bersiap untuk memenuhi permintaan dari Mentan Syahrul agar Bone menjadi penyuplai komoditi Kedelai di tingkat nasional.