Soal Vaksin Booster Covid-19, Menag: Jangan Samakan Mudik dengan MotoGP!

Widya Michella, Jurnalis
Kamis 14 April 2022 11:52 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Foto : MPI/Istimewa)
Share :

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta agar masyarakat tidak membandingkan fenomena mudik lebaran dengan gelaran MotoGP Mandalika yang tidak diwajibkan vaksin booster Covid-19.

Sebab menurutnya, mudik yang melibatkan puluhan juta jiwa ini dengan gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika yang jumlah akumulasi penonton 100 ribu alias hanya 0,1%nya dari jumlah pemudik.

"Jadi jangan dibandingkan fenomena mudik yang melibatkan puluhan juta jiwa ini dengan, misalnya, gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika," ujar Yaqut dalam keterangan yang diterima, Kamis (14/3/2022).

"Itu pun di NTB vaksin dosis lengkap sudah mencapai 80,55% jelang MotoGP dan penonton MotoGP juga disyaratkan sudah vaksin lengkap atau menunjukkan tes PCR atau antigen dan mematuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Karena itu, dirinya berpesan pada seluruh jajaran Kemenag untuk terus menyukseskan program vaksinasi. Menag juga minta agar setiap program dan kegiatan di Kemenag tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kita harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi ini. Tidak boleh ada yang abai terhadap protokol kesehatan, apalagi ikut menyebarkan hoaks," tuturnya.

Dirinya pun mengajak masyarakat proaktif dalam mempercepat vaksinasi booster di Indonesia. Ajakan Menag tersebut terkait pencanangan gerakan 1 juta vaksinasi booster bekerjasama Kemenkes dan Forkopimda.

"Atas nama Kementerian Agama, saya mengajak para tokoh agama, pimpinan ormas keagamaan, lembaga keagamaan, serta seluruh elemen bangsa dan umat untuk bersama-sama menyukseskan vaksinasi dengan proaktif mendatangi pusat-pusat vaksinasi," kata Menag.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya