Hal tersebut karena Demak Bintoro merupakan pusat tempat berkumpulnya para tokoh ulama besar untuk meng gelorakan semangat syiar dakwah agama Islam di bumi Nusantara yang dipelopori oleh Raden Patah.
Tokoh ulama tersebut diantaranya di antaranya mertua Raden Patah sendiri, yaitu Sunan Ampel serta putra-putranya Sunan Bonang dan Sunan Drajat. Selain itu, tokoh ulama lainnya seperti Sunan Giri, Sunan Kudus, Sunan Gunungjat Sunan Kalijaga, Sunan Muria, dan sebagainya.
Baca juga: 4 Raja Hebat di Masa Kerajaan Islam, Nomor 2 Usir Portugis dari Sunda Kelapa
Para ulama tersebut sejak awal memang mendukung Raden Patah untuk mengubah hutan Glagah Wangi dan menjadikannya sebuah kadipaten kecil Demak Bintoro.
Sumber: Buku Brawijaya Moksa Detik-Detik Akhir Perjalanan Hidup Prabu Majapahit.
(Fakhrizal Fakhri )