13. “Dalam tangan anak terletak masa depan dan dalam tangan ibu tergenggam tangan anak yang menjadi masa depan itu.”
14. “Kami manusia, sama seperti laki-laki. Aduh, berilah izin untuk membuktikannya. Lepaskan belenggu saya! Izinkan saya berbuat dan saya akan menunjukkan, bahwa saya manusia. Manusia seperti laki-laki.”
15. “Kita berharap untuk dicita-citai. Bukan untuk ditakuti.”
16. “Apakah ada kondisi yang lebih buruk dan memalukan selain menggantungkan hidup pada orang lain?”
17. “Tidak menyimpan dendam adalah kebahagiaan yang sebenarnya.”
18. “Berhenti merutuki berbagai hal buruk yang terjadi dalam hidupmu. Tuhan tidak pernah memberinya padamu, tapi kamulah yang memberikan kesempatan baginya untuk datang.”
19. “Tugas manusia ialah menjadi manusia.”
20. “Kesadaran anak-anak harus dibangunkan, bahwa mereka harus memenuhi panggilan budi dalam masyarakat, terhadap bangsa yang akan mereka kemudikan.”
21. “Harta paling suci di dunia adalah laki-laki yang berbudi luhur.”
22. “Tidak ada yang mustahil di dunia ini! Suatu barang yang hari ini kita teriak-teriakkan mustahil sama sekali, besok merupakan kenyataan yang tak dapat disangkal!”
23. “Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu, tapi satu-satunya hal yang benar-benar bisa menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.”
24. “Terkadang, kesulitan harus dirasakan terlebih dahulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang padamu.”
25. "Tiada hal yang lebih indah selain dapat menerbitkan senyum di wajah mereka yang kita cinta."
Dilansir dari berbagai sumber:
Alifia Nur Faiza/Litbang MPI
(Qur'anul Hidayat)