Seperti halnya, perasaan senang diungkapkan Hanifah Aini lulusan Alfamart Class 2018 dari SMKN 12 Jakarta. “Di Alfamart Class saya ikuti beberapa tes dan pembelajaran semasa sekolah. Prakerin selama 3 bulan. Selama prakerin itu saya dapat ilmu yang sama saat bekerja sekarang. Hingga saya bisa jadi karyawan Alfamart tanpa melalui tes. Promosi jabatan pun hanya kurang dari 1 tahun saja,” ujarnya Hanifah yang sering membagikan pengalamannya kepada adik-adik SMK tempatnya dulu.
Tak hanya Hanifah saja yang merasakan manfaat hadirnya program Alfamart Class, Kristian Febrianto, lulusan Alfamart Class tahun 2020 dari SMKN 1 Lumajang juga ikut merasakan manfaat ikut program ini sewaktu di sekolah.
“Saya diajarkan ilmu bisnis, administrasi, penataan produk dan masih banyak lainnya. Jenjang karir saya juga lebih efisien, tidak butuh waktu yang lama untuk menjadi asisten kepala toko seperti sekarang ini,” ujar Kristian.
Dengan hadirnya program Alfamart Class, kini sudah 188 SMK telah bekerja sama dan mengadopsi kurikulum ritel modern Alfamart yang tersebar di 114 Kota dan Kabupaten di Indonesia. Sebanyak 4662 lulusan pun telah terserap kerja di Alfamart.
CM
(Fitria Dwi Astuti )