Kasus Cabul Anak Kiai, Banyak Ruangan Rahasia di Ponpes Shiddiqiyah

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 07 Juli 2022 21:35 WIB
Polisi saat berjaga di depan Ponpes Shiddiqiyyah Jombang (foto: MPI/Avirista)
Share :

JOMBANG - Luasnya area bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyah Jombang membuat kepolisian kesulitan mencari Moch. Subchi Azal Tsani. Alhasil kepolisian harus menyisir satu persatu bagian yang ada di dalam Ponpes yang berada di Jalan Raya Ploso - Babat ini.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Dirmanto mengungkapkan, luasnya area Ponpes Shiddiqiyah menjadikan polisi memerlukan waktu mencari keberadaan Mas Bechi. Satu persatu lokasi di dalam pondok disisir demi mencari keberadaan buronan kasus pencabulan.

"Ada 5 hektar bangunan kami masih sisir. Sementara masih proses pencarian di dalam pondok. Mohon waktu," kata Dirmanto, Kamis (7/7/2022).

 BACA JUGA:Bechi Anak Kiai Cabul Belum Tertangkap, Polisi Masih Kepung Ponpes Shiddiqiyyah hingga Malam

Selain itu banyaknya ruangan - ruangan di dalam Ponpes juga membuat polisi kesulitan. Namun polisi terus berusaha maksimal menemukan keberadaan Mas Bechi.

"Di dalam karena banyak sekali ruangan di sana yang kosong, yang tersembunyi banyak, sehingga kami terus menggeledah ruangan - ruangan itu," ungkapnya.

 BACA JUGA:Anak Kiai Cabul Dilindungi Simpatisan Pesantren, Ketua PBNU: Harus Gentleman

Sejauh ini polisi sudah mengamankan 320 orang, 20 di antaranya anak-anak. Mereka sebagian besar berasal dari luar kota, mulai dari Malang, Banyuwangi,Semarang, juga dari Jogja, bahkan ada yang berasal dari Lampung.

Dirmanto menambahkan, sejauh ini ada 60 orang yang diamankan dari pendukung dan simpatisan dari anak kiai tersebut. Polisi juga mengamankan dua orang yang videonya tersebar yang awalnya diduga merupakan Moch. Subchi.

"Satu orang merupakan sopir yang sempat menghalang - halangi penangkapan kemarin itu, ada dua yang diamankan," tukasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya