YOGYAKARTA - Tanpa kehadiran Ketum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP), yakni KPH. Japto Soelistyo Soerjosoemarno, Musywil yang diadakan pada hari Minggu (28/8/2022) di Kasultanan Ballroom Royal Hotel Yogyakarta tetap berjalan lancar.
Tercatat ada sekitar 15 ribu anggota PP DIY yang sudah memiliki KTA. Ketum MPN PP sendiri tidak hadir atas alasan kesehtan, itu ditegaskan oleh Ketua Panitia Yuni astuti saat memberi sambutan.
Dalam acara tersebut, Waketum MPN PP Ahmad M. Ali menegaskan seluruh kader PP harus ada untuk rakyat dan selalu mendukung lalu bekerja sama dengan kontingen pemerintah.
"Kader PP harus ada untuk rakyat jangan lagi ada rasa takut dan kesan menyeramkan dari PP, lalu PP harus terus mendukung dan bekerjasama dengan TNI maupun Polri" Tegas Ahmad M. Ali saat memberi sambutan dimimbar.
Ahmad M. Ali mengungkapkan bahwa beliau sangat prihatin jikan ada kader nya bermasalah disetiap MPC beliau berpesan kedpan jangan ada lagi kasus2 yang mencuat atas kader2 yang ada di MPC. Dan juga beliau berharap Ketua MPW yang baru nanti akan membawa PP wilayah ke masa yang lebih baik.
Tidak menutup kemungkinan bahwa PP punya sejarah buruk dan dimata masyarakat dan media. "Masyarakat tidak perlu takut akan PP setelah ini dan Untuk media tidak perlu lagi khawatir untuk pemberitaan perihal PP mau itu baik atau buruk dan tidak akan didatangi lagi oleh PP," ujar Ahmad M. Ali.