Usai Gempa M6,4 di Mentawai, Kepala BNPB: Kaleng Bekas Disusun Bertingkat Bisa Jadi Alarm Gempa

Binti Mufarida, Jurnalis
Selasa 30 Agustus 2022 13:36 WIB
Ilustrasi/ Doc: Self
Share :

“Jika gempa berlangsung secara terus menerus selama lebih dari 30 detik baik itu dengan guncangan keras maupun mengayun, masyarakat yang berada di daerah pantai agar segera lari ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kemungkinan terjadi tsunami,” pungkas Suharyanto.

Sementara itu, data per Selasa (30/8) pukul 07.00 WIB akibat gempa di Mentawai, dilaporkan satu gedung SMP N 3 Simalegi rusak ringan, satu unit SDN 11 Simalegi rusak berat, satu gedung Puskesmas Betaet rusak ringan, satu gereja rusak ringan, satu gedung aula kantor camat Siberut Barat rusak ringan dan lainnya masih dalam pendataan.

 BACA JUGA:KPK Setor Rp245 Juta ke Kas Negara Hasil Lelang Emas Mantan Wali Kota Tasikmalaya

Guncangan gempa bumi yang dirasakan cukup kuat di Pulau Siberut itu telah memaksa 2.326 warga mengungsi ke perbukitan. Penambahan jumlah pengungsi tersebut dipicu adanya kekhawatiran masyarakat apabila terjadi gempabumi susulan yang dapat berpotensi tsunami.

(Nanda Aria)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya