Ilham Habibie Luncurkan Buku Kedirgantaraan : Dirgantara Ujung Tombak Strategi Industrialisasi Negara

Riana Rizkia, Jurnalis
Sabtu 29 Oktober 2022 06:53 WIB
Ilham Habibie saat peluncuran buku (foto: MPI/Riana)
Share :

JAKARTA - Putra Presiden ketiga RI BJ Habibie, Ilham Habibie meluncurkan buku tentang industri dirgantara Indonesia dengan judul 'Kebangkitan Industri Dirgantara Mewujudkan Indonesia Emas 2045'.

Peluncuran buku tersebut sengaja dilakukan pada 28 Oktober 2022 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Ilham mengatakan, peluncuran di Hari Sumpah Pemuda sengaja dipilih untuk mempresentasikan bukunya.

"Bukan secara kebetulan kita memilih Hari Sumpah Pemuda ini untuk mempresentasikan buku ini. Kalau kita bicara tentang sumpah pemuda, intinya adalah persatuan," kata Ilham di Jakarta Pusat, Jumat 28 Oktober 2022.

 BACA JUGA:Bikin Pesawat, Ilham Habibie Kilas Balik Meniti Karier di Dirgantara Indonesia

Ilham mengatakan, industri kedirgantaraan bukan hanya sekedar industri. Namun merupakan ujung tombak strategi industrialisasi Indonesia.

"Industri kedirgantaraan bukan hanya sebuah industri, diambil sebagian ujung tombak daripada strategi industrialisasi negara kita," ucapnya.

Menurut Ilham, peluncuran buku pada hari sumpah pemuda merupakan representasi persatuan dan kesatuan yang bisa didapatkan dari industri kedirgantaraan.

 BACA JUGA:Begini Momen Ilham Habibie Datang Kembali ke Dirgantara Indonesia

Karena, kata Ilham, untuk membuat persatuan dan kesatuan, perlu adanya keadilan dalam menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.

Lalu Ilham mengatakan, untuk menjangkau wilayah Indonesia perlu adanya saran dan prasarana, terutama melalui udara.

"Dan kalau kita lihat persatuan dan kesatuan, harus adanya sarana dan prasarana, untuk menyentuh Jayapura tidak bisa dengan kereta api dan mobil, harus pakai pesawat, perlu juga tentunya kapal laut," katanya.

"Industri perkapalan dan digital penting juga," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya