Jokowi Ungkap 3 Kunci Pemulihan Ekonomi di Indonesia, Malaysia dan Thailand

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 10 November 2022 22:16 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Biro Setpres)
Share :

PHNOM PENH - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Pertemuan Indonesia – Malaysia – Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-14, di sela-sela Rangkaian KTT ASEAN ke-40 dan ke-41 di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (10/11/2022).

Dalam kesempatan itu, Jokowi menekankan bahwa ada tiga hal yang perlu dilakukan untuk mengakselesari pemulian ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

“Yaitu membangkitkan dan memulihkan sektor pariwisata sub-kawasan, mempercepat pembangunan hard dan soft infrastructure dan mewujudkan ekonomi sub-kawasan yang hijau dan berkelanjutan,” ujar Jokowi.

Di tengah ketidakpastian global saat ini, KTT IMT-GT tahun ini dianggap krusial. Para pemimpin negara mengapresiasi upaya kolektif untuk memperkuat kerja sama dan mencatat bahwa selama periode 2014-2021, GDP IMT-GT meningkat sebesar 39%, bahkan di masa pandemi.

Baca juga: Jokowi Dorong Penguatan Kemitraan Dunia Usaha dengan Pemerintah saat Bertemu Pebisnis ASEAN

Selain itu, Kepala Negara merincikan tiga hal fundamental yang perlu dilakukan dalam konteks pemulihan pembangunan di tiga negara tersebut. Pertama, membangkitkan sektor pariwisata subkawasan.

“Saya kira ini sangat mendesak, karena pariwisata kita turun drastis hingga di atas 90% dalam 2 tahun terakhir,” ujarnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Ungkap 2 Peran Penting Generasi Muda ASEAN

Ia pun menyampaikan arahan untuk melakukan akselerasi teknologi digital dalam pemasaran dan pengembangan wisata halal di sub-kawasan.

“Target kita menjadi global halal hub, dengan nilai pasar USD 7 triliun pada tahun 2030,” ucap dia.

Hal kedua yang ditekankan Jokowi yaitu mempercepat pembangunan hard dan soft infrastructure. “Infrastruktur fisik dan sumber daya manusia adalah pilar pembangunan. Keduanya tidak bisa dipisahkan, harus saling melengkapi,” terang Jokowi.

Sementara kunci pemilihan ekonomi yang ketiga yakni mewujudkan ekonomi sub-kawasan yang hijau dan berkelanjutan. “Ekonomi hijau adalah masa depan perekonomian kita. Oleh karenanya perlu dilakukan percepatan transisi energi bersih, pengembangan lapangan kerja dan investasi HM.4.6/635/SET.M.EKON.3/11/2022 energi terbarukan serta mempercepat implementasi Kerangka Pembangunan Kota Hijau 2019-2036,” pungkasnya.

Forum KTT IMT-GT ke-14 mengesahkan 2 (dua) dokumen yakni IMT-GT Leaders’ Joint Statement dan IMT-GT Implementation Blue Print 2022-2026 serta mendukung 2 (dua) inisiatif yaitu IMT-GT 30th Anniversary Celebration dan IMT-GT Visit Year 2023-2025.

Turut mendampingi Presiden pada KTT tersebut, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Dubes RI di Kamboja, dan Watap RI ASEAN.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya