Dia sangat menyayangkan atas perbuatan yang dilakukan oknum guru itu. "Jadi kejadian ini diduga dilakukan MPS ketika ruangan sepi dan para guru lainnya semua sibuk mengajar, disitulah kesempatan dilakukannya," sebutnya.
Dugaan pelecehan seksual itu dilaporkan ke Polres Sergai, Selasa 8 November 2022 dan para orang tua siswa meminta oknum guru MPS ini dimutasi dari sekolah SMKN 2, agar para pelajar selanjutnya mendapatkan pendidikan yang lebih baik.
(Fahmi Firdaus )