Backup Kepolisian di Papua, Panglima TNI: Daerah yang Kerawanan Tinggi Ditindak Tegas dengan Senjata

Nanda Aria, Jurnalis
Kamis 02 Februari 2023 22:20 WIB
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono/Foto: TNI
Share :

 

JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan bahwa pihaknya masih akan terus mem-backup Kepolisian Republik Indonesia dalam melaksanakan tugas di Papua.

“Tugas ini kita laksanakan melalui pendekatan soft approach, pendekatan melalui pemilihan teritorial dan komunikasi sosial, pendekatan culture (pada tokoh agama, tokoh masyarakat kemudian tokoh kepemudaan), karena lebih mengedepankan penegakan hukum,” katanya usai Raker dengan Komisi I DPR RI, Kamis (2/2/2023).

 BACA JUGA:75 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Gedung PWRI yang Terbakar

Sementara untuk daerah-daerah sudah dipetakan, mana daerah yang dinilai tingkat keamanannya masih kondusif dan yang kerawanannya tinggi.

"Untuk daerah yang kerawanannya tinggi, kita melaksanakan dengan tegas dengan bersenjata, karena memang kita pasukan militer yang menghadapi kontak tembak yang kita laksanakan dengan tegas, apabila tertangkap akan diserahkan ke Polisi untuk diproses secara hukum," tegas Panglima Yudo.

 BACA JUGA:Pameran ATF 2023 di Yogyakarta, Nur Asia: Langkah Konkret Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Adapun, Panglima Yudo melaksanakan rapat kerja dengan Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, bertempat di Ruang Rapat Komisi I DPR RI Gedung Nusantara II Paripurna DPR RI.

Kala itu, dia diampingi oleh Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Wakasad Letnan Jenderal TNI H. Agus Subiyanto,

Usai melaksanakan rapat kerja, di hadapan awak media Panglima TNI mengatakan bahwa rapat kerja yang baru saja dilaksanakan tersebut dengan agenda membahas situasi dan kondisi terkini keamanaan Papua dan terkait kebutuhan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) TNI.

(Nanda Aria)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya