Katinem mengaku tidak memiliki firasat apa pun sebelum peristiwa itu terjadi dan saat ini sudah mengikhlaskan kepergian putranya itu.
Riyanto adalah anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama atau disingkat Banser, badan otonom dari GP Ansor NU. Banser didirikan pada 1962 dengan tujuan untuk memberikan pengamanan pada kegiatan-kegiatan yang digelar oleh Partai NU.
Baca Berita Selengkapnya: Mengenang Riyanto, Banser yang Gugur Usai Memeluk Bom yang Akan Meledak di Gereja
(Rahman Asmardika)