Indonesia Hasilkan 68,7 Juta Ton Sampah Setiap Tahun, 41,27% Merupakan Sisa Makanan

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Rabu 22 Februari 2023 22:14 WIB
Share :

Dikemukakan Rosa Vivien, untuk mengenang tragedi tersebut, setiap tanggal 21 Februari Indonesia memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) sebagai konstelasi perjalanan panjang sistem pengelolaan sampah di Indonesia. Peristiwa di TPA Leuwigajah tidak hanya berimplikasi pada shifting perhatian dan fokus ke pengelolaan sampah terintegrasi, namun dampak yang lebih besar terjadi terhadap lingkungan dan ekosistem kehidupan global yaitu perubahan iklim.

Terkait Gerakan Nasional “Compost Day - Kompos Satu Negeri”, Dirjen PSLB3 Rosa Vivien mengungkapkan, saat ini terdapat 2 (dua) masalah utama dalam pengelolaan sampah organik di Indonesia, pertama, tidak dilakukan pemilahan sampah organik oleh masyarakat. Kondisi tersebut mengakibatkan sampah organik yang tercampur dengan sampah anorganik akan sulit dilakukan pengolahan lanjutan, misalnya melalui metode pengomposan atau Budidaya Maggot Black Soldier Fly.

“Kondisi tercampur ini dapat mengakibatkan proses pengolahan menjadi tidak optimal dan nilai ekonominya akan menurun sehingga dapat menghambat kegiatan ekonomi sirkular,” ujar Rosa Vivien.

Kedua, sebagian besar sampah organik masih berakhir di landfill.Kondisi tersebut mengakibatkan hal sebagai berikut: pertama, TPA menjadi bau yang berakibat buruk pada lingkungan sekitar dan kedua, sampah organik di landfill menghasilkan emisi gas metana yang berkontribusi besar dalam perubahan iklim dan dapat mengakibatkan tragedi seperti di TPA Leuwi Gajah tahun 2005.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya