JAKARTA - Seorang jamaah umrah kabur selama sebulan saat tengah menjalankan kegiatan ibadah di Tanah Suci. Jamaah ini bernama Murni (61) asal Wonosobo, Jawa Tengah ahirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia.
Murni mendaftar untuk mengikuti ibadah umrah paket 11 hari ke Tanah Suci dan berangkat bersama rombongan pada 1 Februari 2023 lalu.
"Sebulan yang lalu dia mendaftar umrah kepada PT. Firdaus Mulia Abadi. Orang ini berasal dari Wonosobo mengikuti umrah paket 11 hari," kata Pemilik PT. Firdaus Mulia Abadi Tour, Tri Winarto kepada MNC Portal, Jumat (3/3/2023).
Murni tiba-tiba meninggalkan rombongan umrahnya pada hari ketiga. Murni ternyata kabur bersama laki-laki berkebangsaan Bangladesh setelah dilakukan pengecekan melalui CCTV hotel.
"Hingga waktu pulang tanggal 11 Februari 2023, orang ini (Murni) tidak menampakkan diri. Itu tentu membuat kebingungan kami selaku penyelenggara dan mitra kami muassasah," tambah dia.
Hal ini menyebabkan pihak muassasah menghadapi blacklist dan denda dari pemerintah Arab Saudi yang kurang lebih senilai Rp250 juta. Setelah sebulan pencarian yang bekerja sama dengan berbagai pihak baik keluarga maupun Arab Saudi, akhirnya Murni ditemukan.
"Setelah kita temukan orang Bangladesh ini, dia berjanji menyerahkan Murni ini kepada muassasah kita di Saudi. Akhirnya orang ini kita pulangkan ke Indonesia pada Rabu (1/3/)," tambah dia.
Hal ini, kata dia, menjadi pelajaran bagi semua pihak travel umrah untuk lebih detail dan teliti terhadap jamaah-jamaah umrah yang akan melaksanakan umrah. Sehingga tidak adanya lagi penyalahgunaan kegiatan ibadah umrah untuk kabur dan tinggal di Arab Saudi.
"Tentu merepotkan kita, sehingga solusinya perlu ada perjanjian antara travel dengan jamaah umrah agar tidak kabur ke luar negeri," ungkap dia.
(Widi Agustian)