(Di Siti Hinggil di Bangsal Kencana ini kami diberi tempat duduk di kursi bersama-sama para bangsawan dan para tamu bangsa Belanda. Sepanjang sejarah Yogyakarta, kejadian ini sungguh pantas dicatat karena memang baru pertama kali ini terjadi dan kebetulan R. Roedjito dan saya [Bramono] yang pertama kali mengalaminya atau menjadi orang yang untuk pertama sebut....)
(Nanda Aria)