FLORIDA - Balita yang hilang dan ditemukan tewas di mulut buaya pada minggu lalu ternyata ditenggelamkan ke danau oleh ayahnya. Menurut pernyataan tertulis polisi St. Petersburg, sang ayah juga dituduh membunuh ibu anak itu.
Menurut affidavit, Thomas Mosley, 21, menghadapi dua dakwaan pembunuhan tingkat pertama.
"Karena tuduhan yang sangat serius seputar kehilangan tragis ini, penyelidikan kami saat ini difokuskan untuk mengumpulkan informasi tentang fakta dan keadaan kasus tersebut, serta kondisi mental klien kami," kata juru bicara Pembela Umum Sirkuit Peradilan Keenam Sara Mollo dalam sebuah pernyataan, dikutip CNN.
Menurut salah satu pernyataan tertulis, Mosley diduga melempar atau menenggelamkan putranya yang berusia 2 tahun, Taylen, ke dalam danau, menimbulkan luka mematikan yang menyebabkan kematian anak itu.
Polisi sebelumnya mengatakan Taylen dilaporkan hilang setelah ibunya, Pashun Jeffery, 20 tahun, ditemukan tewas di apartemennya pada Kamis (30/3/2023) sore dengan beberapa luka tusukan.
Menurut sebuah surat pernyataan, malam sebelum Jeffery ditemukan, Mosley diduga pergi ke rumah ibunya dengan luka parah di kedua tangan dan lengannya konsisten dengan luka yang disebabkan oleh terpeleset selama serangan pisau dan dirawat di rumah sakit.
Pada Kamis (30/3/2023), keluarga Jeffery pergi untuk memeriksanya dan diduga melihat darah di trotoar dari apartemennya. Mereka menemukan Jeffery dalam kondisi meninggal dengan luka dan tusukan yang jelas lebih dari 100 luka.
"Sidik jari berdarah pada botol pembersih yang sengaja diletakkan di bawah tempat tidur di TKP diidentifikasi oleh (Mosley)," kata pernyataan tertulis itu.
"Sebuah cetakan sepatu berdarah dengan lambang 'Gucci' terletak di lantai kamar mandi tempat korban ditemukan," lanjut pernyataan tertulis tersebut.
Tubuh Taylen Mosley ditemukan di mulut buaya pada Jumat (31/3/2023) setelah dia dilaporkan hilang sehari sebelumnya ketika ibunya ditemukan tewas di sebuah apartemen St. Petersburg, Florida.
Anak berusia 2 tahun itu tidak ada di TKP dan pihak berwenang melakukan pencarian untuk bocah itu.
Keesokan harinya, seekor buaya terlihat di Dell Homes Park hanya beberapa mil jauhnya dari tempat Jeffery ditemukan tewas, dengan sebuah benda di mulutnya. Petugas menembakkan satu peluru ke arah reptil tersebut dan reptil tersebut menjatuhkan benda tersebut.
Petugas kemudian mengambil apa yang mereka temukan sebagai tubuh Taylen, yang masih utuh. Buaya itu pun di-eutanasia agar polisi bisa mengambil potogan tubuh Taylen.
Menurut situs web kantor sheriff, Mosley ditahan di Penjara Pinellas County pada Jumat (31/3/2023). Dia dijadwalkan untuk sidang obligasi pada 11 April mendatang.
CNN menghubungi Kantor Kejaksaan Negeri, namun tidak memberikan komentar.
(Susi Susanti)