Pengamat Kepelabuhan Menilai Keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung Sudah Tepat

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis
Jum'at 14 April 2023 11:24 WIB
Foto: Dok Pelindo
Share :

"Membangun pelabuhan juga butuh waktu, tidak sebentar, tidak serta merta juga langsung bisa ramai, karena akan mengikuti barang atau muatan yang ada. Semua pasti sudah ada kajiannya. Jadi keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung sudah tepat, tinggal bagaimana pihak-pihak yang berkepentingan berkolaborasi serta memacu pengembangan kawasan industri yang ada di sekitar pelabuhan," tuturnya.

Direktur Utama PT Prima Multi Terminal (PMT Kuala Tanjung) Eko Hariyadi Budiyanto mengatakan arus kapal dan barang di Pelabuhan Kuala Tanjung terus meningkat sejak beroperasi pertama kali pada tahun 2019. Arus peti kemas pada tahun 2019 tercatat sebanyak 23,9 ribu teus, sementara pada tahun 2020 tercatat sebanyak 54 ribu teus. Arus peti kemas mengalami peningkatan pada tahun 2021 yang mencapai 70,3 ribu teus dan mengalami sedikit penurunan sebesar 0,5 persen pada tahun 2022.

"Bukan hanya arus peti kemas yang mengalami peningkatan, arus barang curah kering juga tumbuh. Pada tahun 2022 lalu tercatat sebanyak 10,8 ton," kata Eko.

Selain peti kemas dan general cargo, Pelabuhan Kuala Tanjung juga menangani kegiatan bongkar muat curah cair dan general cargo. Perseroan mencatat arus curah cair pada tahun 2019 sebanyak 102 ribu ton, lalu pada tahun 2020 arus meningkat menjadi 366 ribu ton. Arus curah cair pada tahun 2021 tercatat sebanyak 672 ribu ton.

Sementara untuk arus barang general cargo, pada tahun 2021 sebanyak 4,1 ribu ton menjadi 63,1 ribu ton pada tahun 2022.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya