"Working together means equality. Working together means inclusiveness, and we can only work together if we understand each other,_" ujar Jokowi dalam keterangannya, Sabtu (20/5/2023).
"Namun yang jadi pertanyaan, apakah _equality, inclusiveness,_ dan _understanding_ sudah jadi spirit bersama yang kita kembangkan? Kita harus berani berkata jujur, banyak hal harus kita perbaiki," tambahnya.
Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa pandemi telah mengajarkan dunia tentang pentingnya melibatkan lebih banyak negara dalam rantai pasok global. Untuk itu, Presiden Jokowi menyerukan penghentian kebijakan monopoli.
"Kebijakan diskriminatif terhadap komoditas negara berkembang juga harus dihentikan. _Right to development_ setiap negara harus dihormati," tegasnya.
(Awaludin)