Cerita Prabowo Buka Program Studi di Universitas Pertahanan Ikuti Standar Harvard

Danandaya Arya putra, Jurnalis
Rabu 31 Mei 2023 04:34 WIB
Menhan Prabowo Subianto di acara MNC Forum LXX (foto: dok MPI)
Share :

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menghadiri acara Forum LXX (70th). Tema kali ini ialah 'Arah Pembangunan Indonesia Dalam Menghadapi Globalisasi dan Ekonomi Dunia Yang Semakin Kompetitif'. Ia bercerita di depan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengenai program studi (prodi) baru di Universitas Petahanan.

Prabowo menceritakan, setelah mengetahui Universitas Pertahanan belum melahirkan Strata-1 (S1) dirinya terpikirkan untuk membuka prodi baru. Fakultas baru berkaitan dengan Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM).

"Waktu saya menteri pertahanan, saya lihat ada Universitas pertahanan kemudian saya lihat belum ada S1, Kemudian saya terngiang-ngiang ini, 'STEM STEM STEM' jadi saya minta izin presiden. Presiden izinkan saya bikin fakultas baru. Pertama Kedokteran, Farmasi, Teknik, Matematik Fisika Biologi Kimia jadi STEM," ucap Prabowo, di MNC Forum LXX (70th), Inews Tower, Jakarta Pusat pada Selasa (30/5/2023).

Sebab menurutnya, Indonesia bisa menjadi negara maju, jika terus melahirkan anak bangsa yang kompeten dibidang pendidikan dan tenaga handal dibidang STEM.

Ia menuturkan, setelah mendapat restu dari presiden, syarat masuk fakultas baru itu dibuatnya mengikuti standar masuk Harvard University. Tak hanya itu calon mahasiswa baru juga harus memiliki track record nilai fisika dan matematika 9 selama duduk di SMA.

"Saya pasang standar masuk IQ harus 120 saya nyontek dari mana. Saya nyontek dari Harvard. Standar Harvard jadi Universitas Pertahanan Indonesia standar masuknya Harvard University," katanya.

"Buka IQ 120 saja dia harus Fisika MTK nilai 9, tiga tahun berturut-turut. Kalau saya daftar di universitas Pertahanan saya ga lulus, untung saya sudah jadi menteri," sambungnya.

Ia mengaku, standar itu dibuat juga mempunya feed back bagi calon mahasiswa baru. Sebab ia mengusulkan kepada presiden agar para pendaftar tidak akan dikenakan biaya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya