Khatib Sholat Idul Adha di Istana Kepresidenan Yogyakarta Ingatkan Totalitas dalam Beribadah

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Kamis 29 Juni 2023 08:17 WIB
Sholat Idul Adha di Gedung Agung Yogyakarta (Foto : MPI)
Share :

JAKARTA - Khatib Sholat Idul Adha 1444 H di Istana Kepresidenan Yogyakarta atau yang biasa dikenal Gedung Agung menyampaikan kepada jamaah untuk selalu bertaqwa dan taat terhadap perintah Allah SWT. Dalam kutbahnya, ia juga mengingatkan agar seluruh umat muslim total dalam beribadah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Urusan Agama Islam Wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jauhar Mustofa yang menjadi khatib dalam ibadah yang diikuti Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) beserta istri, Kamis (29/6/2023) pagi.

"Bertepatan 10 Zulhijjah 1444H kita masih diberikan kesempatan untuk melaksanakan shalat Idul Adha. Kita bersyukur dan bertaqwa agar Allah SWT memberikan nikmat," ujar Jauhar Mustofa, dalam keterangan yang diterima.

Hari Raya Idul Adha disebutkan Jauhar merupakan momentum keberkahan, jutaan umat Muslim melaksanakan ketaatan ibadah haji di tanah suci.

"Kaum muslimin tak henti-hentinya melantunkan kalimat takbir memenuhi panggilan Allah di tanah suci. Mereka para jamaah haji memenuhi panggilan Allah dengan keimanan dan kekhusyukan," kata dia.

Para jamaah di Tanah Suci dijelaskan Jauhar, telah menjadi tamu Allah SWT dan menduduki tempat yang mulia.

"Haji yang mabrur tak ada pahalanya selain surga. Di luar Tanah Suci kita umat muslim juga melaksanakan Shalat Idul Adha dengan menyembelih hewan-hewan kurban hingga hari tasyrik besok sebagai tanda wujud ketakwaan kepada Allah SWT," terangnya.

Ia mengajak umat muslim Indonesia agar dapat mampu melaksanakan manfaat momentum, berikhtiar, berdoa dan melaksanakan ibadah dengan baik.

"Sudah seharusnya kita bersyukur, kita diuji dengan wabah pandemi Covid-19 sejak 2020 mampu kita lewati dengan tabah," lanjutnya.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban kata Jauhari Mustofa juga memiliki makna khusus selain berbagi dengan sesama dan yang membutuhkan.

"Disyariatkan ibadah haji dan berkurban menyembelih sifat hewani dan ketamakan di dalam diri kita sesuai perintah Allah SWT. Mari jadikan ini sebagai momentum untuk menjadi jatidiri yang lemah dan membutuhkan pertolongan Allah SWT," kata Jauhari.

"Kita berharap Allah memperkenankan kita bertemu lagi dalam Sholat Idul Adha tahun depan. Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan pelajaran kepada kita dengan ketaatan tanpa ragu. Kecintaan kepada Allah SWT taqwa melaksanakan perintahNya melebihi cinta pada keluarga dan harta duniawi," ucap Jauhari Mustofa.

Ia juga mengajak umat muslim untuk menjaga totalitas dalam beribadah dan mentaati perintah Allah SWT dan rasulnya, keyakinan bahwa Allah SWT akan mengganti kurban yang kita berikan dengan lebih baik, berbagi dengan kaum fakir miskin dan dhuafa.

"Harta yang kita miliki adalah titipan untuk dikelola sebaik-baiknya untuk kemaslahatan umat. Keimanan dan syariat haji serta kewajiban berkurban bagi mereka yang mampu dan sehat sebagai rizki yang harus disyukuri," pungkasnya.

Tampak usai khatib selesai berkhutbah, ratusan hingga ribuan jamaah mulai tampak membubarkan diri karena pelaksanaan Shalat Idul Adha sudah selesai.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tampak memberikan salam kepada seluruh jamaah yang ada dari barisan shaft paling depan.

Sejumlah warga yang berpapasan dengan Presiden Jokowi tampak meminta foto bersama dengan Jokowi. Meskipun demikian tidak semua warga jamaah beruntung bisa mendapatkan momen foto bersama Presiden tersebut.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya