JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meninjau program Bedah Rumah bagi keluarga berisiko stunting di Desa Rimba Balai, Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (6/7/2023).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Banyuasin Askolani menjelaskan bahwa di Kabupaten Banyuasin terdapat 43 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sampai dengan tahun 2022 telah dilakukan penanganan RTLH sejumlah 10.851 unit. Sehingga tercatat sisa RTLH Kabupaten Banyuasin sebanyak 1933 unit.
Adapun sumber dana penanganan RTLH tersebut, Askolani mengungkapkan, berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Bantuan Gubernur, Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN), Dana Desa, Corporate Social Responsbility (CSR), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Aspirasi (gotong royong masyarakat), Eselon II, dan Camat.
Sementara, Askolani menjelaskan, untuk Kampung KB Desa Rimba Balai yang hari ini ditinjau Wapres, akan dibangun 100 unit rumah, dan yang sudah dibangun sebanyak 19 unit dengan biaya Rp35 juta rupiah per rumah.
“Ini rumah dengan konsep rumah sehat yang produktif, rumah ini kami kerjakan dengan gotong royong,” ujar Askolani.
“Kenapa dikatakan rumah sehat, rumah ini dilengkapi dengan semua fasilitas termasuk sanitasinya, termasuk air bersih, dan juga toilet yang baik, yang bagus,” tambahnya.