"Pasien memiliki AD onset sangat awal tanpa mutasi patogen yang jelas yang menunjukkan bahwa patogenesisnya masih perlu dieksplorasi," tulis ahli saraf Jianping Jia dan rekannya dalam penelitian mereka, "
Studi kasus, yang diterbitkan pada Februari lalu, hanya menunjukkan bahwa Alzheimer tidak mengikuti jalur tunggal, dan jauh lebih kompleks dari yang kita duga, muncul melalui banyak jalan dengan efek yang berbeda-beda.
Dalam sebuah pernyataan kepada South China Morning Post, para ahli saraf yang menggambarkan kasus pasien tersebut berpendapat bahwa penelitian di masa depan harus fokus pada kasus-kasus awal untuk lebih meningkatkan pemahaman kita tentang kehilangan ingatan.
"Menjelajahi misteri orang muda dengan penyakit Alzheimer mungkin menjadi salah satu pertanyaan ilmiah paling menantang di masa depan," terang mereka.
Studi ini dipublikasikan dalam Journal of Alzheimer's Disease. Versi sebelumnya dari artikel ini diterbitkan pada Februari 2023.
(Susi Susanti)