JAKARTA - Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Maruli Simanjuntak salah satu kandidat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) sekaligus pengamat militer Anton Aliabbas menilai, Presiden Jokowi akan melakukan percepatan masa jabatan Jenderal Dudung, maka secara normatif semua perwira tinggi bintang tiga punya peluang untuk ditunjuk sebagai KSAD mendatang.
"Dari daftar pati berpangkat letnan jenderal, setidaknya ada tiga kandidat kuat. Mereka adalah Kepala BNPB Letjen Suharyanto (Akmil 1989), Pangkostrad Letjen Maruli Simanjuntak (Akmil 1992), dan Wakasad Letjen Agus Subiyanto (Akmil 1991)," ujarnya, Selasa (25/7/2023).
Pria kelahiran 27 Februari 1970 itu adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 23 November 2020 mengemban amanat sebagai Pangdam IX/Udayana.
Menantu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan ini merupakan lulusan Akademi Militer 1992 kecabangan Infanteri (Kopassus) dan Detasemen Tempur Cakra. Maruli juga pernah menjadi Komandan Paspampres.
Berikut jabatan yang pernah diemban Letjen Maruli Simanjuntak:
Komandan Detasemen Tempur Cakra (2002)
Perwira Bantuan Madya Operasi Kopassus (2005—2008)
Komandan Batalyon (Danyon) 21 Grup 2/Sandi Yudha (2008—2009)
Komandan Sekolah Komando Pusdikpassus (2009—2010)
Wakil Komandan Grup 1/Para Komando (2010—2013)
Komandan Grup 2/Sandi Yudha (2013—2014)
Asisten Operasi Danjen Kopassus (2014)
Komandan Grup A Paspampres (2014—2016)
Komandan Korem 074/Warastratama (2016—2017)
Wakil Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Wadanpaspampres) (2017—2018)
Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro (2018)
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) (2018—2020)
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana (2020—2022)
(Fahmi Firdaus )