Khalayak menyambut kesempatan ini untuk membuka lembaran baru serta bersatu-padu mendukung pasangan rupawan kerajaan, yang melambangkan sebuah awalan baru dan kesatuan cita-cita nasional yang telah lama dinanti.
Tapi bagaimanapun Gayatri masih dalam rasa penyesalannya usai merencanakan pembunuhan ke Jayanagara. Kendati ia melakukan hal itu karena melindungi anak-anaknya dan keuntungan pribadinya. Namun berkat pertimbangan Gajah Mada semua peralihan kekuasaan beralih dengan lancar, kendati diiringi pertumpahan darah.
(Qur'anul Hidayat)